Pujian Al-Quran Untuk Para Sahabat

para sahabat

para sahabatAl-Quran banyak bercerita tentang beragam peristiwa dan perilaku umat manusia, baik umat terdahulu maupun kejadian orang-orang yang hidup di zaman Rasulullah saw. Salah satu kelompok manusia yang sering diangkat kisahnya dan diceritakan keistimewaaan mereka adalah para sahabat Nabi saw. Banyak peristiwa juga pujian yang Allah berikan kepada para sahabat Nabi, semoga Allah meridloi mereka.

Menurut Imam Sa’id bin Musayyab seorang ulama dari kalangan tabi’in, yang dimaksud dengan sahabat Nabi saw. adalah orang-orang yang hidup bersama Rasulullah saw. (minimal) setahun atau dua tahun, atau pernah ikut berperang bersama beliau satu atau dua kali dan wafat dalam keadaan muslim. Oleh karena itu orang kafir sekalipun hidup bersama Nabi saw. dan bergaul akrab dengan beliau seperti Abu Thalib, paman beliau, tidak dikategorikan sebagai sahabat. Demikian pula orang yang memeluk Islam lalu kemudian murtad tidak dimasukkan ke dalam pengertian sahabat, seperti Ubaidillah bin Jahsyi.

Para sahabat meskipun bukan nabi, akan tetapi mereka adalah golongan manusia istimewa. Banyak pujian yang Allah berikan kepada mereka baik sebagai sebuah kelompok ataupun perorangan. Al-Quran memuji para sahabat yang dikenal sebagai as-Sabiqun al-Awwalun (orang-orang yang pertama memeluk Islam) seperti Khadijah, Ali bin Abi Thalib, Abu Bakar, Zubayr bin al-Awwam, Utsman bin Affan, dll. Bukan saja kaum Muhajirin, akan tetapi golongan yang pertama masuk Islam dari kalangan Anshar pun termasuk di dalamnya. Semoga Allah meridloi mereka. FirmanNya:

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.”(QS. at-Taubah [9]: 100).

Orang-orang yang pertama masuk Islam mendapat pujian khusus karena keberanian dan keistiqomahan mereka dalam memeluk ajaran Islam. Bukan hal yang mudah berislam di awal-awal kemunculan Islam. Beragam cemoohan sampai ancaman harus mereka alami saat itu.

Allah SWT. lagi-lagi memberikan pujian kepada para sahabat. Kali ini ditujukan olehNya untuk para sahabat dari kalangan Muhajirin karena pengorbanan mereka dalam berhijrah meninggalkan kampung halamannya, Mekkah menuju Madinah. FirmanNya:

“(juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan RasulNya. mereka Itulah orang-orang yang benar.”(QS. al-Hasyr [59]: 8).

Bagaimana dengan para sahabat Anshar yang menolong saudara-saudara mereka dari kalangan Muhajirin? Allah juga memberikan pujian khusus karena keikhlasan mereka dalam menerima dan menolong saudara seiman. Bahkan mereka juga mendahulukan kepentingan kalangan Muhajirin. FirmanNya:

“Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung”(QS. al-Hasyr [59]: 9).

Betapa mulianya kepribadian para sahabat dalam menyebarkan dan membela ajaran Islam, serta kehormatan Nabi saw. Pantaslah bila Allah  Ta’ala memberikan berbagai pujian dalam kitab suci yang bisa kita baca hingga akhir zaman. [iwanjanuarcom]

Please follow and like us:

2 Comments

  1. […] : http://www.cintaquran.com/pujian-al-quran-untuk-para-sahabat/ Share this:TwitterFacebookLike this:Like Loading… Bookmark the […]

  2. […] saya diledekin.” Jawabnya. Dialog singkat di atas sedikit banyak menggambarkan kondisi umat Islam saat ini. Ketika kebaikan dijadikan bahan olok-olok, seakan itu adalah sesuatu yang aneh. Orang […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *